Saturday, February 18, 2017

ROBBY SUMUAL: Semua Perusahaan Wajib Daftar Karyawan ke BPJS Ketenagakerjaan

 

 

 







Setiap perusahaan wajib mendaftarkan karyawannya menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan untuk mengikuti program jaminan kecelakaan kerja, program jaminan hari tua, program jaminan pensiun, dan program jaminan kematian secara bertahap.
“Tidak terkecuali, semua karyawan wajib didaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan,” tegas Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) Robby Sumual, kepada wartawan baru-baru ini.
Dijelaskan Sumual, ketentuan kewajiban itu sesuai dengan Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2011. Dimana tegas sebutkan setiap perusahaan (pemberi kerja) diwajibkan untuk mendaftarkan seluruh karyawannya menjadi peserta BPJS tanpa terkecuali.
“Perusahaan yang terbukti tidak mengikutkan pekerjanya sebagai peserta BPJS dikenakan sanksi mulai dari administrasi, rekomendasi pencabutan ijin usaha hingga sanksi pidana atau denda,” jelas Robby.
Karena itu pihaknya mengingatkan seluruh pelaku usaha di wilayah Minahasa Tenggara untuk mendaftarkan karyawannya sebagai peserta BPJS karena itu menjadi kewajiban perusahaan.
“Ada informasi yang kami terima karyawan tidak didaftarkan menjadi peserta BPJS. Bahkan saat mengalami kecelakaan kerja, perusahaan justru mengabaikan kewajibannya kepada karyawan itu. Informasi ini sementara kami dalami, jika benar kita layangkan teguran bahkan rekomendasi ke Disnaker Provinsi,” ungkapnya.
Sementara itu berdasarkan data dari Disnaker, hingga tahun 2017 ini ada sebanyak 39 pelaku usaha yang mempekerjakan tenaga kerja, 17 diantaranya mempekerjakan lebih dari 10 orang karyawan. (rulansandag)

Wednesday, February 15, 2017

Minta Pengawasan Diperketat, Bupati JAMES SUMENDAP: Kepala SKPD Jangan Kecolongan










Bupati Minahasa Tenggara (Mitra) James Sumendap mengingatkan seluruh kepala SKPD selaku penanggung jawab di masing-masing intansi untuk memperketat pengawasan dalam pengelolaan keuangan.
“Bagi para kepala SKPD selaku penanggung jawab, jangan sampai kecolongan dalam pengawasan, karena setiap uang negara itu harus jelas pertanggung jawabannya,” tegas Sumendap, Selasa (14/2/2017).
Dia pun mengaku akan selalu mengawasi kinerja pengelolaan keuangan dari setiap SKPD untuk menjadi bahan evaluasi.
“Saya akan terus pantau setiap pengelolaan keuangan, termasuk kegiatan-kegiatan proyek yang menggunakan anggaran daerah. Karena itu nantinya akan jadi bahan evaluasi bagi para pejabat,” tandasnya. (rulansandag)


Sumber:http://beritamanado.com/minta-pengawasan-diperketat-bupati-james-sumendap-kepala-skpd-jangan-kecolongan/

Tuesday, February 14, 2017

BPK Mulai Audit Pegelolaan Keuangan Mitra 2016














Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Sulawesi Utara (Sulut) memulai pemeriksaan pendahuluan terhadap pengelolaan keuangan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Tenggara tahun anggaran 2016, sejak Senin (13/2/2017).
Pertemuan awal Pemkab Mitra dengan BPK
Dalam pertemuan awal dengan pihak Pemkab yang diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Ir Farry Liwe bersama  tim pemeriksa dari BPK yang berjumlah 3 orang auditor di ruang rapat Sekda, terungkap jika  pemeriksaan tersebut dijadwalkan akan berlangsung selama 40 hari ke depan.
Sekda Ir Farry Liwe dalam penyampaiannya meminta kepada seluruh  OPD  agar dalam pemeriksaan tersebut, untuk  proaktif, khususnya dalam penyediaan data.
”Siapkan apa yang dibutuhkan BPK agar pemeriksaan bisa berjalan lancar,” ujar Liwe didampingi Kepala Badan Keuangan Daerah Mecky Tumimomor SE.
Liwe optimis bisa mempertahankan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).
“Dokumennya harus disiapkan dengan baik, agar ketika diminta oleh pemeriksa sudah siap ” tandasnya. (ten)


Sumber: http://www.manadotoday.co.id/2017/02/33579/bpk-mulai-audit-pegelolaan-keuangan-mitra-2016/





Friday, February 10, 2017

Sumendap Terima Penghargaan Karena Berhasil Naikan PNBP







Keberhasilan merupakan awal dari kerja keras,kerja jelas dan kerja serius, sehingga penghargaan merupakan bagian dari keberhasilan “(filosofi manguni makasiouw). Dari hasil kerja keras dalam menggalakan tatanan budaya mapalus (gotong royong) dan jelas dalam keberhasilan program serta serius dalam mengolah sistem admimistrasi keuangan pemerintah kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra).
Berbagai penghargaan terus diterima “Tuama in Tousawang ” Bupati mitra James sumendap, yang merupakan perwujudan cita -cita luhur pendiri tanah kabupaten pasan-ponosakan Tousawang -Tou’luaan. Bertempat di gedung Nusantara I lantai I senayan Jakarta, Rabu (8/2/2017).
Bupati mitra james sumendap menerima cenderamata dari wakil ketua komisi XI H Ahmat Tohir usai rapat dengar pendapat umum APKASI dengan komisi XI DPR RI dalam pembahasan Rancangan undang -undang tentang Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) diruang rapat komisi XI DPR RI.
Dalam rapat ini APKASI” Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia yang pernah bernama Badan Kerjasama Kabupaten Seluruh Indonesia (BKKSI), nomenklatur wadah kerjasama Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia ini diberikan kesempatan pada masing -masing kepala daerah untuk memberikan masukan terkait RUU PNBP tersebut.
Pemerhati ekonomi Indonesia asal Mitra berpendapat menyangkut PNBP “ada banyak celah untuk menaikan pendapatan negara bukan pajak antara lain sejahtrakan masyarakat terutama dibidang ekonomi kesehatan, sebab jika pendapatan masyarakat meningkat daya beli naik dengan sendirinya masyarakat telah memberikan peningkatan pendapatan pada Negara diluar pajak yang merupakan kewajiban,” ujar putra Pangu Ir Wilson Wangke, Msi.
Bupati mitra James sumendap usai acara dengan komisi XI DPR RI menyampaikan “terima kasih atas penghargaan semua pihak, sebab keberhasilan yang diraih adalah keberhasilan rakyat mitra,saya hanyalah “alat keberhasilan itu” semuanya karena rakyat mitra yang terus bersama dalam merobah dan membangun tanah minahasa Tenggara yang tercinta. (SM).

sumber: http://www.redaksimanado.com/2017/02/sumendap-terima-penghargaan-karena.html

Tuesday, February 7, 2017

Rumah Warga di Mitra Dihantam Angin Kencang







Akibat hujan yang disertai angin kencang di Kabupaten Minahasa Tenggara menyebabkan beberapa rumah rusak berat, Senin (6/02/2017).
Saat dikonfirmasi kejadian tersebut kepada kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Verry Uway, menyatakan telah mengirim tim untuk mendata kerusakan apa yang terjadi.
"Memang ada beberapa rumah warga yang menjadi korban dari angin kencang tersebut. Dua rumah warga di Ratahan dan satunya lagi di Pasan. Syukur tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut," papar Uway.
Tak hanya rumah warga saja, dari hasil catatan yang didapat pohon tumbang terjadi di beberapa titik. Untung tidak memakan korban. "Ada pohon tumbang dijalan raya. Kita langsung ambil tindakan untuk membersihkan, supaya tidak membuat macet dijalanan. Untung juga tidak terjadi korban jiwa," ujarnya.
Lanjutnya, bagi rumah warga yang rusak berat akibat angin kencang, pihaknya akan memberikan bantuan. "Karena ini disebabkan alam tanpa kita duga, jadi sudah menjadi tugas dan bagian kita untuk memberi bantuan," tuturnya.
Akan kejadian itu, dirinya kembali menghimbau bagi masyarakat Minahasa Tenggara, untuk tetap waspada dan berhati-hati terhadap keadaan alam seperti ini. "Karena cuaca kadang menjadi ekstri, jadi saya imbau semua warga tetap waspada," imbaunya


sumber: http://beritakawanua.com/berita/mitra/rumah-warga-di-mitra-dihantam-angin-kencang#sthash.kD7tdnIY.haj5H2nf.dpuf